Business Leader Community

Yuk gabung di BLC ( Businnes Leader Community ), dapatkan informasi bisnis dan pastikan Anda Mendaftarkannya di 0341-7696965 atau Anda datang di Home Sharing BLC Jl. Kyaimojo.32 Gondanglegi - Malang.

Jumat, 24 September 2010

Abdi Negara vs Khalifah

Di jaman yang penuh sesak dengan perhelatan politik banyak rakyat diabaikan oleh abdi negaranya, kesulitan ekonomi dan kesulitan untuk mendapatkan pelayanan kesehatan yang murah, setiap hari  kita bisa menjumpai dimana-mana tempat bahwa lapangan pekerjaan sulit didapatkan karena abdi negara banyak yang sibuk hanya bermain game komputer maupun bermain game yang ada di HP canggihnya hingga  melupakan tugas dan kewajibannya sebagai abdi negara. Banyak Dokter dan rumah sakit meminta tarif yang mahal karena untuk menjadi dokter dan membangun rumah sakit memang membutuhkan biaya yang besar.

jadi para dokter dan rumah sakit banyak yang hanya berorientasi pada bisnisnya saja hingga melupakan nilai-nilai kemanusiaan serta sosialnya. Genderang perang terhadap kemiskinan serta kesehatan sering didengung-dengungkan oleh abdi negara tetapi gaungnya hanya sebatas ditelinga tidak sampai menyentuh pada hati nurani pendengarnya ( warga bangsa ). Khalifah, ya ... khalifah yang dibutuhkan oleh warga bangsa, bukan pemimpin yang hanya bisa beretorika tentang pencitraan pemimpin dan punggawa-punggawanya serta abdi-abdinya. Di era orde lama, orde baru, orde reformasi yang namanya abdi negara belum bisa dikatakan sebagai khalifah, untuk mengukur abdi negara dan khalifah tidaklah sesulit apa yang diteorikan para pakar yang memang suka berteori. Abdi negara bukan khalifah bisa dikukur dari kecukupan ekonomi dan masalah pelayananan kesehatan dibanding kecukupan ekonomi serta pelayanan kesehatan dari warga bangsanya. kalau khalifah adalah abdi negara adalah rakyat mempunyai posisi lebih dari khalifahnya baik dari segi ekonomi serta pelayanan kesehatannya, artinya apa ? artinya khalifah selalu mendahulukan warga bangsanya daripada mendahulukan dirinya. Ada perbandingan lagi yang bisa kita bandingkan antara abdi negara dengan khalifah, jika abdi negara mempunyai rasa memiliki apa yang dipunyai negara tetapi kalau khalifah tidak mempunyai rasa memiliki apa yang dipunyai oleh negara, karena khalifah adalah orang yang patuh dan tunduk kepada perintah Tuhan-Nya melalui firman-firmannya dan melalui contoh yang dicontohkanya melalui rosul dan para nabinya dan kalau abdi negara tunduk dan patuh kepada undang-undang dari produk manusia yang penuh dengan rekayasa otaknya.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar